News

Hidup adalah proses bukan tujuan

Sebagian orang lain sibuk memperjuangkan diri untuk masa depan. Menimbun kekayaan untuk tabungan masa tua. Namun tidak bagiku. Masa depan adalah sekarang ini yang sedang kita jalani.

Untuk itu aku selalu menjaga, menikmati dan bahkan mensakralkan setiap hariku, sebab inilah proses itu. Hidup adalah misteri apa yang akan terjadi kelak bahkan esok hari.

Hari2 kujalani penuh makna

Ndherekaken sugeng tindak wonten ing palereman #KRINanggala402 #RIPKRINanggala402 #Nangala402

Bawen Kringet Sewengi

BAWEN KRINGET SEWENGI, bercerita tentang para perantau pejuang keluarga. Tak perlu banyak kujelaskan, lirik ini sudah lugas dan gampang dipahami :

Uwes  tak niati, lungaku neng paran iki
Demi kwe sing tak tresnani, bot-abot golek rejeki

Rekasaku iki, tulus ikhlas kanthi suci
Pontang-panting kerjo iki, bungah susah tak lakoni

Reff
Aku rindu … ku sayang selalu
Setahun pisan … ketemu
Tak secrol terus … dinding facebookmu
Tak woco statusmu

Saben wengiku  … merem mripatku
Raluput saka bayangmu
Bantal iki … nyimpen impenku
Nganglerke turuku

Neng Terminal Bawen nunggu aku bali
Mampir Dusun Semilir selfie kwe ngenteni
Cukup kringetmu sewengi
Kerjo setahun, caramu nambani

Lirik, Chord dan Terjemahan lagu KEMBANG SOKA Didiek Buntung

Kembang Soka
BUNGA ASOKA
Do= E

Bait 1.
E                           A
Kowe tresnaku sayangku
KEKASIHKU PUJAAN HATIKU

      F# m       B             E
Rangiro uripmu nggo aku
NGGAK NYANGKA HIDUPMU AKAN UTKKU

       F                          C# m
Kowe tak gadhang dadi jodoku
KAMU AKAN MENJADI JODOHKU

          A                    F# m             B
Sing nembe pisan pingin ketemu
WALAU BARU SALING MENGENAL

Bait 2.
E                                  A
Ayumu koyo mbang Soka
CANTIKMU BAK BUNGA ASOKA


F# m                             B                 E
Abang mbranang nanggo mahkota
MERAH MERONA BERMAHKOTA

F                          C# m
Kowe wes gawe urip neng raga
KAMU MEMBUAT HIDUP RAGA INI

A                                 F# m             B
Tansah seneng nganti tekan dhadha
SELALU RIANG SEKALI

Reff.
                         A      B                   F# m
Kowe sayangku, aku uwis manteb
OH SAYANGKU AKU SUDAH MANTAB

   C# m           F# m     B                   E
Atiku sing kareb, niatku uwis madhep
AKU YANG MENGINGINKAN

                    A               B            F# m
Kowe cintaku, wes tuwo umurku
OH CINTAKU SEMAKIN TUA UMURKU

  C# m                 F# m          B              E
Tak tunggu tekamu, bebrayan karo aku
KU TUNGGU DATANGMU BERSANDING DENGANKU

Interlude
Kembali bait 2
Reff.

Bridge
D# m                       E
Rabisa aku tanpa tresnamu
HAMPA AKU TANPA CINTAMU

A                   B                  E
Tak tunggu nganti tekamu
SELALU KUTUNGGU

D# m                           E
Suwe ra krungu piye kabarmu
LAMA TAK BERKABAR

F#                                           B
Tekan kapan tetep tak tunggu
SAMPAI KAPAN PUN MASIH SETIA

C#
oooooo
OOOOO

Reff.
Overtune Do= F#

Lagu pop jawa : Teh Kepyur

Nama musisi asal Semarang DIDIEK BUNTUNG sudah sangat popular di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Ditambah karya-karyanya yang cukup apik di youtube channel Didiek Buntung Official, maka karya-karyanya semakin meluas disaksikan oleh masyarakat secara Nasional. Tahun lalu Didiek Buntung mulai memperkenalkan lagu yang dibawakannya sendiri di media radio. Beberapa lagunya seperti JANUR ALUM (koplo), PRASETYAKU,(koplo),KEMBANG SOKA (pop Jawa) LINTANG LENGSER (pop Jawa) telah diputar di radio-radio Indonesia. Bermain di genre pop Jawad an dangdut Koplo, karya DIDIEK BUNTUNG semakin digemari para penggemarnya dimana saja. Jumlah viewers yang semakin naik menunjukkan karya-karya musisi ini memang pantas diacungi jempol. Syair dalam lagu-lagunya penu bercerita tentang kenangan dan dipilih kata-kata yang penuh dengan makna.

Di tahun 2021 ini DIDIEK BUNTUNG mulai berkarya kembali ditengah situasi pandemic Covid-19dengan sebuah karya pop Jawa berjudul TEH KEPYUR atau dikenal dengan the tubruk. Sekilas membaca Judulnya saja mengandung makna dan filosofi yang dalam. Lagu ini bercerita tentang seorang suami yang merasa sendiri, kesepian dan bersedih, karena pasangannya yang biasanya setia menyediakan minuman the kepyur telah pergi meninggalkannya. Kisahnya sederhana, tapi lagu ini memuat rasa kesendirian, kepahitan hidup yang mendalam. Tersirat dari syair berikut ini :

  • Teh kepyur sing mbok gawe ben isuk
  • Teh tubruk yang kau seduhkan di setiap pagi
  • Ndandi cenceman neng njero atiku
  • Telah mengendap di lubuk hatiku
  • Tanpa nyaring tak sesep tekan paahite
  • Tanpa kusaring semua kuminum hingga ampasnya
  • Kadung ku tresno ra ono liyane
  • Terlnjur ku mencintaimu tanpa mencintai yang lain
  • Lungamu nglipe tanpo pamitan
  • Tiba-tiba kamu pergi
  • Esuk tanpa the sing neng ngarepan
  • Pagi ini tak tersedia lagi the
  • Angler neng nggonmu turu penak ra karuan
  • Tidurmu nyenyak sekali
  • Sawangen aku saka swargamu
  • Lihatlah aku dari surgamu
  • Reff:
  • Senadyan ra ono gulane
  • Meski tanpa gula
  • Tetep tak rasakne eseman lan memanise
  • Tetap kurasakan kehangatanmu
  • Ireng njanges katut ampase
  • Hitam kuminum ampasnya
  • Laraku sing tak rasakke
  • Sakit yang kurasakan
  • Koyo kidang ing masa ketigan
  • Seperti kijang di musim kemarau
  • Ngorong banyune mili sak tetesan
  • Dahaga namun hanya seteguk air
  • Awakku wes lungrah ra ono sandharan
  • Lunglai sudah tubuhku ini tanpa sandaran
  • Ati iki mung kari remukan
  • Hati ini tinggal butiran

Semoga lagu ini memberi kesan yang mendalam dan menghibur semua pecinta lagu pop Jawa.

JANUR ALUM cipt. Didiek Buntung


Namanya Didiek Buntung asal kota Semarang Jawa Tengahl. Nama panjangnya Didiek Buntung Prasetyo. Saya yakin ada kisah tersendiri di balik ka “buntung”. Yang saya tahu dia adalah seorang musisi berbakat dengan lagu-lagu yang diciptakannya sendiri, dinyanyikan dan sekaligus diproduseri sendiri penggarapan video klipnya, Saya menyaksikan sebuah cerita dalam setiap video klipnya. Digarap apik, sederhna namun bermakna. Setiap lagunya punya cerita. 

Namanya sudah sangat populer di Semarang dan sekitarnya, berbagai event manggung dilakukannya. Didiek sudah punya para penggemarnya sendiri. Namun lagu-lagu karyanya belum menyentuh media radio.Mungkin sebagian sudah memainkan lagunya. Salah satu karyanya yang akan kembali saya perkenalkan adalah sebuah lagu yang berjudul JANUR ALUM. Dalam istilahJawa Janur adalah daun kelapa yang masih muda dan sering dipakai dalam berbagai acara hajatan masyarakat Jawa. Alum artinya layu atau kusut. Janur Alum menceritakan suasana hati yang kusut, muka tampak alum karena memikirkan sesuatu. Lagu ini berkisah tentang sepasang pemuda pemudi yang sedang dilanda asmara. Tapi sang pemuda harus kecewa dan sedih karena si  pemudi malah justru berpaling cintanya pada kakak si pemuda tadi. Kebaikan sang kakak dan suka menolong tapi jaranfg bergaul apalagi dengan wanita, justru membuat si pemudi penasaran untuk mendekati. Dan akhirnya mereka menjadi pasangan. 

Lagu ini diciptakan sendiri oleh Didiek Buntung.  Konsep videonya lamayan bagus. Beralur cerita sederhana tapi mengigit. Janur Kuning merupakan satu dari beberapa lagu unggulannya. Masih ads lagu lai seperti Kermabng Soka, Prasetyo dan lainnya yang akan kami perkenalkan nantinya. Yang pasti semua bisa disaksikan di youtube.

Menyanyi sejak kecil,sering terlibat dalam organisasi gereja. menyelesaikan studinya di STM kemudian kuliah di ISI Yogyakarta. pernah bekerja sebagi ASN selama 15 tahun namun resign sebelum waktunya, karena lebih tertarik dengan passionnya di bidang seni hiburan. Dugaan saya nama “buntung” berawal ketika Didiek bekerja di pabrik kertas di Bawean pada tahun 1997. Kala itu Didiek mengalami kecelakaan kerja hingga kehilangan keempat jari tangannya. Namun Tuhan punya rencana lain. Kondisi itu justru memacu Didiek Buntung untuk terus berkarya. Malah mendirikan EO sendiri dan berhasil mengerjakan berbagai event di Indonesia. Didiek tegar bersama istrinya. Perusahaannya sukses dengan posisinya sebagai direktur. Singkat cerita seperti itu.

Yang jelas lagu Janur Alum ini bisa diterima oleh masyarakat di seluruh Indonesia dan menghibur. Di aransemen dengan irama dangdut koplo kekinian dengan instrumen saksophone membuat lagu ini menarik untuk disimak. (Awe)di September 27, 2020

Ngimpi mBandungan

sopo pilihanmu?

Tulisan kanggo sing tlaten moco lan sakdermo opini. Ora pingin menghasut utawa piye2. Kebebasan berpendapat rak yo oleh to. Tur aku rarep ngajak debat lagi suwung ae. Mbok menawa ae tulisan iki migunani. Yen Ora yowes spam ae.

Kayane kuthoku wes mulai panas, gesek ngiwo nengen aku bingung milih sing endi. Aku tak gawe coret-coretan dinggo guyonan ben suhune rodo adem. Gek-gek malah samsoyo panas ha ha. Jujur, aku anyel poll karo kahanan iki. Wes cukup sabar meneng nunggu gebrakan kreatif putra daerah tapi kok yo mak thung jleb.


Alkisah kangmas prabu Drestarasta putra resi Abyasa si penguasa kerajaan astina dan dewi Ambika yang berani-beraninya megangkat diri menjadi raja di Astinapura weleh weleh weleh raja kok buta yo..to…lagian kangmas Drestarasta jan jan e cuman nggenteni paklik Pandu yang mangkat gasik dan kangmas prabu Drestarasta ini berjanji bakal mengembalikan tahtanya pada poro Pendowo putra-putranya paklik Pandu setelah mereka dewasa lha tapi kekuasaan sudah ditangan yo jelas eman-eman yen kudu dilepaskan begitu saja.

Singkat cerita, kangmas Drestarasta #ora_lilo yen kabeh fasilitas yang selama ini sudah dinikmati hilang begitu saja. Lha yo jelas to ibarat setiap hari biasa makan rica-rica rusa yang dihidangkan ala carte oleh gadis gadis yang suara tawa nya riang dan renyah di telinga, eee … lha kalo turun tahta iso iso mung mangan ramban godong kates tidak ada lagi suara tawa riang dan renyah gadis-gadis belia ono ne mung ngrungokke mbok wedok nggresulo, akirnya munculah sifat keserakahan mengapa tidak melakukan rekayasa agar orang dekatnya sendiri yang mendapatkan tahta dan menjadi raja? bukankah semua bisa diatur?

Jika dikaitkan dengan jaman sekarang figur kangmas Drestarasta ini mirip dengan figur para pejabat yang tidak mau menyerahkan kekuasaan sesuai aturan main. Dia merekayasa agar orang terdekatnya bisa menggantikan jabatannya.

Opo rep koyo rezim ‘penak zamanku’ mbiyen yo? Sssttt …. nak omong ati-ati, dicidhuk ngko.

Malah saiki rak yo podho wae to, rojo-rojo kecil berusaha bertahan mempertahankan kekuasaan ora peduli track record kerjaane koyo kepiye seng penting “survive”. Mbuh tujuane opo pikiro dhewe-dhewe. Ngene iki kah sing diarani oligarki? Aku salah yake. Maklum sekolah wae ra lulus aku. Ojo digugu.


Saiki yen tak trawang kutho ku iki potensial bingits lho. Sektor industri pabrik sak bajeg, pariwisata ngerti dhewe akeh tempat viral, kebudayaan duweni maneko warno kesenian. Candi dll. pertanian sawangen ijo royo-royo loh jinawe, bahkan duwe kota kembang, nanging kok kayane nggor ngono-ngono ae.

Sorry, mergo aku wong event, yo tolok ukure event. Tak tunggu ora ono acara2 sing nekakkake masyarakat luar. Terutama asing. (Sakdurunge korona lho). Padahal potensial nekakke wisman ra kalah karo dewata.

Yen kutoku iso dadi destinasi favorit otomatis ndhongkrak perekonomian. Yen kui iso urip lan saling kerjasama ora mokal bakal ningkatke PAD. Rakyat sejahtera. Iso nggo mbangun infrastruktur sing kurang, infrastruktur ki ora mbur dalan lho. Saiki erane wes bedo adoh karo mbiyen. Wifi, cctv, aplikasi, it, dll kabeh sing berbasis web. Adoh mikir e yen njelaske ora cukup wektu ne nok kene. Gek-gek malah ora gaduk kuping. Rarep tak bocori ideku, ngko ndak digawe proyek terus gawe rayahan. Di dheneki kae nggonku kae nggonmu. Hmm …


Jaman saiki #butuh_kaum_milleniel sing visioner, kreatif, inovatif, ulet, gasss, trabas, semangat pantang kendor. Yen ora ngono wah semakin ketinggalan, rakyat kelaparan raono pegawean. Jajal yen sak daerah iki kabeh diuripke jan urip tenan seko kabeh sektor kuwi, mesti bakal rakyat seneng loss doll ra rewel. Ra rewel mergono rung paham. Saiki kerjo rekoso esuk awan bengi tapi mlayune duit nok liya daerah. Nggo bayar kuliah nokndi? Blanja online mlayu ndi? Mall ngendi? Sepira sing mlebu awake dhewe? Iki yake lho nggur guneman.

Saiki kabeh mau gumantung nok pemimpine. Pemimpine sing rep mbok coblos sesuk. #Lha_sopo_pilihane? Wah mbok pikir dhewe ae. Aku tak ngguyu wae dewe nok studio kene. Tak rekam nggo kenang2an anak putu.


BTW Lur, … aku wingi jalan-jalan tekan mBandungan kono apik, gemerlap lampu yen tak tonton mirip koyo nang legian Bali lho. Kabeh serba logo biir. Daripada terselubung tapi yo sakjanne ketok nyolok mbok yo dikembangke sisan ora setegah-setengah ngono kuwi, riskan pungli.

Yen aku mergo koyo ngono kui ora iso dibrantas yo dimanajemen sing apik sisan. Sentralisasi seluruh kegiatan karoke dugem dan sejenisnya dipusatke no kono tapi diatur piye carane. Bilyard lan kasino dibangun sing elegan. Mbok menawa koyo Genting malaysia utawa Universal singapore kono. Malah iso dadi wisata anyar to?

Aku wes ra sabar pingin ono perubahan. Gebrakan yang hebat neng kutha ku. Yo orak? Yen dilarang yo babat sisan resiki. Yen raiso yo di up ke sisan. Ojo setengah2, sing tegas. Iki lagi perkara siji. Iseh akeh sing kudu ditonton saka njobo kerdus.

Yen wes mlaku, banjur gawe pusat kesenian sing nampilke seniman2 secara rutin. Dikelola sing apik mesti payu kok. Asal ditunjang kabeh sektor. Sorry merga aku wong seni juga lho, dadi ben kecipratan sithik.

Gegayuh iki sebates impen. Nunggu pirang tahun maneh.

Ya wes turu maneh. Tangi , madang, ngising main game turu maneh mengko rak yo ono titisan prabu sing bakal njogo lan dadi yayi seng agawe daerah ku iki dadi koyo impen-impen ku iki.

buntungsuwung

Roti Tanpo Ragi

Hidup adalah proses, album lagu ini cukup mewakili separuh perjalananku. Aku memanfaatkan sela waktuku untuk mencurahkannya. Saat kerja, main, duduk, makan, mandi dll. Desain ini pun hanya dari hp yang kupegang di angkringan kucingan sambil nyruput susu jahe anget. Simpel bukan?

wanci_Gusti adalah lagu cover bhs jawa atas saran temanku yang skrg jadi pendeta. Beliau yang menguatkan dan memotivasiku. Teringat cerita itu, tentang perjalanan nabi soleman.

Melodi lagu #tds_Kendalisodo kudapatkan saat berdevosi disana. Letihnya perjalanan yang terjal, terbayarkan segera saat setelah bersujud di kakinya. Lereng lembah tuntas kudaki. Terpampang tulisan “Datanglah kepadaKu semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu”.

roti_tanpo_ragi Membuang ragi dari rumah kita memberikan kita suatu pelajaran penting yang kita harus kerjakan dan tantangan yang harus kita hadapi, yakni membuang dosa dari kehidupan kita. Ragi yang seringkali sulit ditemukan mengingatkan kita bahwa kita perlu memeriksa dosa itu secara seksama di dalam hidup kita, bertobat dan mencari pertolongan Allah untuk membuangnya. (Copas gogel)

Lagu #wanci_syukur mengingatkan kita agar senantiasa bersyukur. Bahagiaku sederhana kok, yaitu saat bangun pagi masih diberi kesempatan menghirup udara ini. Walau kita menghirup udara yang sama, namun belum tentu perasaan kita sama. Kugali dari laguku yang sudah lama bersama MAS choir.

Aku gak pede untuk mempublish lagu #Gusti_ra_sare. Bolak balik kuganti lirik dan irama. Namun masih jelek menurutku. Lagu ini sudah lama tapi aku selalu menundanya. Baiklah untuk pelengkap album saja tak usah didengarkan. Demikian aku, dilahirkan untuk melengkapi dunia ini. Penuh salah dan dosa.

Uniknya album ini, karena tanpa konsep dalam pembuatannya. Alias sak-sake disela kerja. Itupun kalau ada kerjaan. Begitu suwung langsung take, gasss semangat menggebu. Tiba-tiba terhenti karena jadwal dan moody.

Oiya ada satu lagu yang belum pasti kukeluarkan yaitu #wanci_eling. Bercerita tentang kekonyolan teman-temanku. Dari dulu hingga sekarang selalu dekat dengan permainan kartu dan alkohol. Dulu teman geng plesir sekarang asrama.
Ada lirik yang menggelitik “bendino cekelane hp miring ombenane cap topi miring, penting tansah eling, ben ora sinthing”.

Ada lagi “bang kumis, matine dino kemis, mergo ketiban linggis, getune ora wis uwis, sing layat ra podho nangis, durung nganti dibabtis” adalah selorohan saat itu.

Demikianlah aku, entah apa yang telah mereka pikirkan. Sampah masyarakat atau pun apa kek terserah. Yang penting ingin mengisi sisa usia ini dengan yang lebih baik.